You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260327 WA0057
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

BBPOM-Pemkab Kepulauan Seribu Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus memperkuat pengawasan obat dan makanan. 

"Pembentukan Loka POM di Kepulauan Seribu"

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, upaya optimalisasi pengawasan dilakukan dengan melakukan konsolidasi untuk membahas sejumlah agenda konkret, mulai dari penilaian kabupaten pangan aman, pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pengendalian resistensi antimikroba.

BBPOM - Pemkot Jakpus Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

"Kami melakukan koordinasi terkait pelaksanaan tugas pengawasan obat dan makanan, termasuk rencana pembentukan Loka POM di Kepulauan Seribu. Kami sangat mengapresiasi dukungan jajaran Pemkab yang peduli terhadap isu ini," ujarnya, Jumat (27/3).

Sofiyani menjelaskan adanya tantangan unik di Kepulauan Seribu yang belum memiliki sarana kefarmasian konvensional seperti apotek atau toko obat resmi. Akibatnya, distribusi berbagai produk seperti jamu, suplemen, obat keras hingga kosmetik masih banyak dilakukan melalui warung ritel kecil.

"Jika tidak diawasi dengan baik, peredaran ini berisiko memicu resistensi antimikroba yang berdampak luas bagi kesehatan masyarakat," terangnya.

Sebagai langkah strategis, lanjut Sofiyani, BBPOM mendorong pembentukan Loka POM di wilayah tersebut. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memangkas jarak pengawasan sekaligus mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

"Kami juga menjadwalkan pengawasan intensif pada Juni hingga Juli mendatang. Targetnya sederhana tapi krusial, memastikan produk yang beredar tidak asal lolos ke tangan konsumen," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaini menyambut positif kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperketat pengawasan dan menjaga kualitas pangan.

Menurutnya, sinergisitas ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. 

"Hasilnya mulai terlihat, salah satunya melalui penurunan angka stunting. Ke depan, kami memastikan kesehatan masyarakat tetap menjadi fokus utama pembangunan di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1824 personDessy Suciati
  2. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1448 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye1429 personTiyo Surya Sakti
  4. SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

    access_time23-07-2026 remove_red_eye939 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

    access_time24-07-2026 remove_red_eye906 personDessy Suciati